Sabtu, 16 Mei 2009

Aliran Uang Berubah Jika Tanda Tangan Anda Berubah

Dalam cerita Ramayana diceritakan bahwa Putri Shinta berhasil diculik oleh Prabu Rahwana karena tipu dayanya. sehingga Dewi Shinta dibawa pulang ke kerajaan Alengka . Di kerajaan Alengka Prabu Rahwana berkali-kali merayu dan memberi janji agar mau dipersunting sebagai istrinya.

Sementara itu Prabu Rama yang merupakan suami Dewi Shinta mengutus Hanoman untuk menemui dan bahkan kalau perlu bisa membawa pulang kembali Dewi Shinta. Setelah bisa masuk ke istana Alengka, Hanoman mencari keberadaan Dewi Shinta, namun Hanoman tidak bisa membawa pulang Dewi Shinta karena tidak yakin Hanoman adalah utusan suaminya.

Hanoman kembali menemui Sang Rama dan menceritakan semua tentang Dewi Shinta. Akhirnya Prabu Rama memberikan sebuah tanda untuk meyakinkan bahwa dia benar-benar utusan Rama. Begitu juga sekembalinya Hanoman ke Rama juga diberikan tanda yang meyakinkan bahwa dia telah bertemu dengan Dewi Shinta. Setelah keduanya meyakini tanda kepercayaan itu akhirnya Hanoman diangkat menjadi panglima perang.

Dari cerita tersebut kita dapat bukti nyata bahwa dari zaman prasejarah untuk memberikan keyakinan seseorang harus memberikan tanda tangan yang dari abad ke abad berbeda-beda.
Zaman pewayangan alat bukti bisa berwujud benda seperti cincin, gelang atau perhiasan wanita. Zaman kerajaan perlu bukti stempel kerajaan, pusaka atau bahkan barang berharga lainnya.

Tanda tangan tersebut mencerminkan dari status orang yang memberikan tanda, baik status social, pendidikan dan kekayaan. Dan di Zaman modern ini tanda tangan yang merupakan coretan tangan telah bisa mewakili orang yang bersangkutan. Dan bagi yang mengerti ilmunya, tanda tangan kita adalah menentukan masa depan, keberuntungan dalam diri seseorang.

Maka pada tahun 1622 Camilo Baldi dari Italia menerbitkan analisis tulisan pertama kali yang berjudul : “How to judge the Nature and the Character of a person From His Letter.”
Sedangkan pada tahun 1875 Abbe Flandrin and Jean-Hypolyte Michon dari Perancis menggunakan istilah Graphologi untuk pertama kalinya, yang diambil dari kata Yunani “grapho” yang berarti menulis dan “logos” yang berarti teori atau ilmu.
Sampai sekarang Graphologi dipelajari secara mendalam di beberapa perguruan tinggi terkenal, baik Rusia, Jerman, Amerika, Inggris, Perancis dan negara-negara lain.
Beberapa perusahaan International, seperti General Electric, Ford, Pepsi, Northwestern Mutual Life, Quaker Oats, Dairy Queen, H&R, Block dan perusahaan-perusahaan kecil di Amerika menggunakan graphologi dalam memotivasi dan proses rekrutmen karyawan dan jajaran menejemennya.

Sebuah tanda tangan atau tulisan adalah symbol yang merepresentasikan sebagian karakter dan cara berpikir seseorang.
Tanda tangan anda adalah legalitas jati diri Anda atau segel diri, dimana selembar cek yang telah Anda tanda tangani memiliki kekuatan hukum untuk diuangkan.
Menurut Aristoteles, 2000 tahun yang lalu; “Kata-kata yang terucap adalah simbol pengalaman mental, sementara kata-kata yang tertulis adalah simbol kata-kata yang terucap.”
Karena setiap orang memiliki karakter dan cara pandang berbeda, maka setiap tanda tangan memiliki ciri khas yang unik yang dapat digunakan sebagai identifikasi Pribadi.

Sadarkah bahwa tanda tangan anda turut membantu keberhasilan anda? Mungkinkah tanda tangan anda selama ini justru menghambat masa depan anda? Apakah anda ingin merubahnya?
Bentuk tanda tanganbaik ukuran, keindahan, ketebalan, berakhir landai atau naik, spasi seimbang, kemiringan, dan sebagainya mempengaruhi kehidupan anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar