Kamis, 25 Juni 2009

Kunci Membangun Kerajaan Bisnis

Pada suatu malam ada sebuah keluarga yang bahagia dengan tiga anaknya yang tumbuh remaja. Mereka bertiga punya kegemaran yang berbeda-beda, ada yang hobi olahraga, seni dan baca buku. Anak yang paling kecil merupakan anak yang paling cerdas, ia selalu melakukan dengan cepat, begitu juga apabila ada permasalahan kakaknya ia akan memberikan solusi pada mereka.

Pada suatu hari saat santai di rumah, kakak mereka berdua sedang menyusun peta dunia dari potongan-potongan kertas. Lebih dari satu jam meeka saling bertukar pikiran agar dapat mengatur peta dunia itu dengan benar. Karena hari telah sore. Orang tuanya sudah pulang, ia ikut asyik membantu mengatur peta dunia tersebut namun juga tidak berhasil karena peta kecil itu cukup komplit dan rumit.

Belum sempat terselesaikan menyusun peta dunia tersebut sudah dipanggil ibunya untuk makan malam. Setelah selesai makan malam, si bungsu yang sejak tadi tidak ikut mengatur gambar peta dunia tersebut bertanya. Setelah si bungsu tau permasalahannya, si bungsu lalu mendekati gambar-gambar yang sudah tidak beraturan tadi..

Sambil tersenyum si bungsu mengatur dengan cepat dan menepelkannya dengan teratur hingga terbentuk peta dunia yang sempurna. Kakak beserta orang tuanya terbengong bengong melihat kejadian itu, karena si bungsu bisa mengatur gambar peta dunia tersebut hanya kurang dari sepuluh menit.

Diam-diam ayahnya bertanya kepada si bungsu, bagaimana kamu bisa mengatur peta dunia dengan secepat itu dan tersusun dengan benar. Si bungsu kemudian menjawab dengan santai, saya belum pernah belajar tentang peta dunia tapi saya tahu tentang gambar manusia. Lantas hubungannya apa dengan peta tersebut, Tanya ayahnya.
“Dibalik gambar peta dunia tersebut ada gambar tubuh manusia, maka saya mengatur sesuai gambar tubuh manusia, setelah selesai saya tinggal membalik dan menjadi gambar peta dunia.”

Apa arti dibalik cerita diatas? Banyak sekali dari kita yang sangat idealisme, pingin membangun lingkungan keluarga, bangsa dan Negara, bahkan banyak sekali yang ingin turut serta dalam membangun dunia. Jangankan sampai membangun dunia atau Negara, di lingkungan keluarga sendiri pun terkadang tidak sempat terurus.

Jadi kita boleh mempunyai impian setinggi langit untuk membangun Negara dan dunia ini, akan tetapi akan lebih baik sebelum itu kita membangun dari orangnya dahulu, setelah membangun orangnya dahulu baru bisa membangun keluarga, bangsa dan dunia.
Kita tidak perlu muluk-muluk, apa yang kita lakukan hendaknya didasarkan oleh pembentukan karakter pribadi, disiplin, dan tidak pernah menyerah dengan keadaan, kita harus selalu berfikir positip.

Oleh karena itu marilah kita coba membangun diri kita dahulu, kita membangun orang-orangnya terlebih dahulu setelah terbentuk orangnya dengan mudah kita akan membangun lingkungan, Negara dan dunia.
Mari kita membentuk diri kita semaksimal mungkin dan setelah itu dengan otomatis apa yang telah kita bangun akan berdampak pada lingkungan dan tanpa terasa juga ikut berpartisipasi membangun Negara kita, Anda setuju?

Dan yang paling utama bagi anda dan saya adalah bagaiman kita mau memulai membangun bisnis kita menjadi kuat dan besar? Tentunya kita awali dengan menyusun diri kita sendiri, dari kerja keras, disiplin dan tidak pernah berhenti berdoa dan berusaha. Anda setuju bukan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar