Kamis, 25 Juni 2009

Yang Berharga Selalu Harus Dibayar Dengan Perjuangan

Ada seorang gadis cantik yang tinggal di sebuah pedesaan, orangnya lugu, tapi cerdas dan dari keluarga yang cukup terpandang. Dari beberapa teman kuliah hanya dia yang belum mempunyai pasangan sendiri. Memang dia gadis pemalu, sehingga meski dia paling cantik diantara temannya, ia sendiri yang belum punya pacar.

Banyak sekali cowok yang berusaha merebut hatinya, akan tetapi belum ada satu laki-laki yang bisa menggaet hatinya. Pada waktu itu belum ada hp, email dan sebagainya, yang ada hanyalah pengumuman di koran yang ingin menjadi sahabat pena, bisa langsung kirim surat.

Pada suatu hari Angel, nama gadis tersebut mendapat sepucuk surat yang isinya ingin mengajak sebagai sahabat pena. Gadis tersebut menerima tawaran tersebut, dan minggu berganti bulan dan lebih dari satu tahun mereka saling surat menyurat. Angel sering kali diminta foto oleh sahabat penenya tersebut tetapi tidak pernah memberikannya.

Meskipun begitu pemuda tadi tadi tidak pernah mempermasalahkan dan terus saling curhat. Karena pemuda tadi adalah seorang tentara yang bernama Robert, ia sedang dikirim oleh negaranya, maka ia selalu menceritakan bagaimana keadaan dia berada di tempat yang jauh dan harus siap tempur setiap saat.

Begitu juga si Angel cerita tentang teman kampus, keluarga dan permasalahannya, sehingga mereka berdua bagaikan seorang kekasih yang selalu mencurahkan isi hatinya. Satu tahun lebih mereka saling bersuratan, mereka tidak tahu secara pasti bagaimana wajah mereka karena mereka telah berjanji untuk tidak saling mengirimkan fotonya.

Waktu libur bagi sang tentara tiba, mereka membuat janji untuk saling bertemu. Mereka berdua saling siap jika bertemu nanti akhirnya saling kecewa dengan wajah dan fisiknya. Angel berjanji mau menemui di stasiun kereta tepat pukul 12 siang dibawah jam dinding, dan ia akan memakai kalung mutiara. Sedang si Robert akan memakai pakaian seragam tentara dengan jaket di tangan kiri.

Tepat jam 12 pemuda tadi mendatangi tempat yang ada dibawah jam dinding dan memperhatikan leher yang memakai kalung mutiara. Sebelum sampai ke tempat yang dijanjikan, pemuda tersebut melihat wanita yang sangat cantik, memakai baju merah muda, ia sangat terkesima dan berharap dialah orangnya. Akan tetapi gadis tersebut terus berjalan tanpa mempedulikan laki-laki tampan berpakaian tentara tersebut.
Pemuda itu terus berjalan dan melihat di bawah jam dinding, seorang ibu yang berumur 40an tahun memakai kalung mutiara. Wajahnya sangat biasa dan agak sedikit gemuk. Pemuda tadi berfikir sebentar dan berfikir meskipun sudah setengah baya tidak harus dijadikan kekasih tetapi bisa dijadikan sahabat dan kakak yang selama ini telah menghibur di saat ada di medan perang.

Pemuda itu mendekati ibu tadi dan menyalaminya, saya Robert kamu pasti Angel kan? Senang bisa bertemu dengan anda. Ibu tadi menjawab, “Saya bukan Angel, hanya tadi ada seorang gadis cantik memakai baju merah muda yang memberikan kalung mutiara ini kepada saya dan saya diminta berdiri hingga jam satu siang, imbalannya uang dan kalung mutiara ini. Ia berpesan kalau ada yang tanya Angel dia telah menunggu di restoran seberang jalan ini”.

Betapa terkejut pemuda tadi karena ternyata gadis cantik yang sempat membuatnya terpana, dialah orang yang selama ini mengisi hatinya dan berniat menjadi kekasihnya.

Anda tahu makna cerita tersebut? Terkadang kita meremehkan suatu pekerjaan, entah itu multilevel, bisnis internet dan pekerjaan yang dianggap tidak level bagi anda. Seperti anda melihat seorang ibu yang tidak menarik tadi dan kemudian meninggalkannya. Padahal jika anda tidak pernah berhenti mencari informasi lebih dalam, yang anda dapatkan adalah gadis cantik tadi.

Jika anda ingin melangkah ke singgasana bisnis anda, jangan pernah berhenti mencari dan jangan mudah putus asa. Karena seringkali orang mendapat suatu mukjizat atau hadiah biasanya dibungkus dengan masalah atau sesuatu yang tidak kita inginkan. Jika kita menerima dengan ikhlas, sebenarnya itulah kunci untuk mendapatkan permata yang anda dambakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar