Jumat, 03 Juli 2009

Perlunya Mengetahui Personality


Cerita tiga orang anak sekolah dasar yang lagi berlibur dan mancing bersama. Mereka dari rumah telah berpamitan untuk mancing hingga sore kepada orang tua mereka. Karena hari libur tentu orang tua mereka mengizinkan, apalagi tempat memancing tersebut di rawa yang dekat perumahan sehingga tidak membahayakan mereka.

Karena kepergian mereka berencana hingga sore hari maka mereka pun membawa bekal masing-masing. Selain membawa bekal makan tentunya mereka membawa alat untung memancing beserta umpannya. Ada yang membawa umpan cacing, keju dan roti dengan harapan dapat secepatnya mendapatkan ikan.

Dari umpan, mereka telah kelihatan mana yang bakalan cepet dapat ikan, yang pertama yang membawa cacing kemudian keju dan kecil kemungkinan bagi yang membawa roti untuk mendapatkan ikan. Setelah mereka mulai memancing ternyata hingga siang hari meski ikan termasuk banyak, tak satupun yang mendapatkan ikan.

Kenapa begitu? Karena yang membawa umpan cacing sifatnya sanguinis atau orang yang tidak betah berdiam saja, sehingga dikala ikan hendak mendekat kailnya keburu dipindah. Sementara yang membawa keju mempunyai sifat melankoli yang semuanya serba rapi sehingga cara memotong keju cukup kebesaran dan kailnya dari pagi ditungguin dan tidak dipindah sama sekali. Sedang yang memakai umpan roti adalah seorang kolerik yang semuanya tidak bisa pelan sehingga begitu kail dilempar roti sudah jatuh duluan, dan jika ada ikan mendekat menski belum jelas kena kailnya buru-buru ditarik.

Setelah mereka makan siang datanglah seorang bapak yang sejak tadi memperhatikan aktifitas mereka, maka orang tadi memanggil mereka bertiga kemudian mereka memberikan saran agar mereka bertukar umpan. Apa yang terjadi? Tidak lebih dari satu jam, dua dari tiga orang tersebut telah mendapatkan ikan.

Apa moral cerita diatas? Jika kita tahu watak dan sifat dari orang-orang disekitar kita, pastilah kita akan dengan mudah mendapatkan apa yang kita mau seandainya kita tahu sikap apa yang harus diambil tatkala kita berhubungan dengan orang lain.
Banyak sekali orang yang sangat sulit berhubungan dengan orang lain. Akan tetapi banyak juga orang yang dengan mudah mendapatkan teman dimanapun dia berada. Ada orang yang sangat pendiam, urakan, selalu teliti dan ada juga yang kelewat keras seperti batu.

Sebelum anda mengetahui sifat orang lain, Anda dahulu yang harus mengerti siapa diri anda, dan bagaimana kepribadian anda. Setelah itu anda bisa menilai orang lain bagaimana mereka dan apa kunci-kunci untuk bisa mengenal, mengerti dan bekerjasama sama kepada setiap orang.

Jika anda tahu profil kepribadian anda yang sesungguhnya, anda akan heran ternyata
anda punya banyak sekali kelebihan. Jika ada sesuatu kekurangan dalam pribadi anda pun sebenarnya bisa merupakan kelebihan bagi kita. Jadi banyak sekali sesuatu yang bisa membuat kita berhasil dengan otak dan kepribadian kita.

Karena kita dilahirkan sebagai pemenang! Dari awal sel telur di rahim ibu kita dibuahi oleh ayah kita. Dari jutaan sperma itu hanya sat yang menang, yaitu Anda! Jadi anda dilahirkan ke dunia ini telah direncanakan oleh Tuhan dan hidup kita akan berguna bagi orang lain.

Jangan pernah menyesali hidup anda karena anda sangat ditunggu oleh seseorang yang mungkin hingga saat ini belum tau siapa orang yang menunggu-nunggu tersebut. Dan jangan pernah berhenti untuk selalu menghargai diri sendiri dan orang lain. Ingat jika anda tidak menghargai diri sendiri, orang lain pun tidak mungkin menghargai diri anda, begitu juga sebaliknya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar