Selasa, 16 Juni 2009

Siapkah Anda Menjadi Bayi Lagi ?

Pernahkah anda tahu kalau kehidupan elang itu harus melalui suatu tahap yang menentukan untuk hidup atau matinya elang tersebut? Dimana saat itu Elang harus memutuskan untuk melanjutkan perjuangan hidup atau ingin mati.

Setelah beberapa tahun elang dengan gagah berani menggaris langit, mengatasi berbagai macam badai, menggunakan cakar dan paruhnya untuk hidup. Dia akan sampai pada tahap umur uzur, dimana paruh dan cakarnya mulai melengkung dan bulu-bulunya mulai lebat dan tak berfungsi lagi. elang tidak bisa menggunakan keperkasaannya lagi.

Di umur itulah elang harus merubah dirinya agar tetap hidup. Anda tahu bagaimana caranya?
Dia harus mencabuti bulunya hingga bersih, mencabut kuku-kunya hingga hilang dan mematukkan paruhnya ke batu hingga patah.

Mengapa harus begitu? Karena kejayaan masa lalunya sudah tidak bisa dibanggakan lagi, dan satu-satunya jalan dia harus menghilangkan kuku, paruh dan bulunya. Lantas bagaimana selanjutnya? Elang akan puasa untuk beberapa waktu karena paruh, cakar dan bulunya tidak ada lagi.

Setelah berpuasa, badannya akan mulai mengecil, kuku, cakar dan bulunya pun akan tumbuh menjadi baru. Setelah semuanya tumbuh dengan baik, elang akan mendapatkan kehidupan yang baru dengan semangat yang baru pula.

Apa hubungan cerita tadi dengan kehidupan kita?
Untuk mendapatkan sesuatu terkadang kita harus berani melepas apa yang kita banggakan masa lalu. Jika anda ingin mulai sesuatu usaha baru baik konvensional, multilevel dan bisnis internet, kita harus mau merubah menjadi bayi.

Mau bekerja keras, tahan lapar, tahan hinaan dan yang pasti harus mau rendah hati. Mau belajar ke mentor-mentor yang telah menguasai dibidangnya. Karena kita diibaratkan bayi, maka kita harus mau disuapin, diajarin agar terbentuk paruh, kuku dan bulu-bulu kita. Apakah anda siap untuk berubah?